Asslamualaikum
Wr. Wb.
apa kabar semuanya? Semoga sehat selalu, aamiinn…
sebenarnya saya bingung nih mau ngepost apaan. But, tiba-tiba ada ide datang. Saya jad teringat dengan suatu peristiwa yang terjadi beberapa belasan tahun yang lalu. Kurang lebih sekitar 19 tahun yang lalu. Kalian sudah tahu belum peristiwa apa yang saya maksud? Yups, peristiwa tersebut adalah salah satu kejahatan kemanusiaan, yaitu Pembantaian Sebrenance.
Sebelum membahas tentang Pembantaian
Srebrenance, sebaiknya kita lebih tahu terlebih dahulu dimanakah sebenarnya
sebrenance itu berada.
Srebrenica
adalah kota yang terletak di Negara Bosnia dan Herzegovina. Bosnia dan
Herzegovina adalah sebuah negara di semenanjung Balkan di
selatan Eropa
seluas 51.129 km² (19.741 mil2) dengan jumlah sekitar empat juta
penduduk timur. Negara ini juga dikenal sebagai Republik Bosnia dan
Herzegovina. Kota Srebrenica terletak di Bosnia dan HerzegovinaTimur, di entitas Republika
Srpska. Srebrenica adalah kota pegunungan kecil, dengan industri
utama penambangan garam dan spa.
19 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1995, yang mana saat itu kita
sedang berada dibawah kekuasaan rezim soeharto ternyata ada saudara kita sesama
manusia yang berada di Srebrenica sedang mengalami penindasan. Hal ini akan diingat oleh seluruh masyarakat dunia, terutama umat
muslim.
![]() |
| salah satu foto tragedi Srebrenica |
Pada tahun 1992 peperangan pecah
antara Serbia dan Bosnia. Dikarenakan sifat para tentara Serbia yang kejam dan
adanya pembersihan etnis yang
dilakukan para tentara Serbia, umat Muslim Bosnia
harus mengungsi ke kamp-kamp pengungsian. Saat itu Srebrenica adalah salah satu kamp terbesar dan dinyatakan oleh PBB
sebagai zona aman. Kamp itu sendiri dijaga oleh 400 penjaga perdamaian dari Negeri
Belanda.
![]() |
| tumpukan mayat korban kekejaman Pembantaian Srebrenica |
Pada tanggal 6
Juli 1995, pasukan Korps Drina dari tentara Serbia Bosnia mulai menggempur
pos-pos tentara Belanda di Srebrenica. 5 hari berselang, tanggal 11 Juli
pasukan Serbia mulai memasuki Srebrenica. Gawat dan kacau adalah keadaan yang
terjadi saat itu. Anak-anak, wanita dan orang tua berkumpul di Potocari untuk mencari
perlindungan dari pasukan serdadu Belanda. Sehari setelahnya, pada 12 Juli
pasukan Serbia mulai memisahkan laki-laki berumur 12-77 untuk "diinterogasi".
Pada tanggal 13 Juli, dimulailah aksi kekejaman para tentara Serbia pembantaian
pertama terjadi di gudang dekat desa Kravica. Pasukan Belanda
menyerahkan 5000 pengungsi Bosnia kepada pasukan Serbia, untuk ditukarkan
dengan 14 tentara Belanda yang ditahan pihak Serbia. Pembantaian terus
berlangsung. Pada 16 Juli berita adanya pembantaian mulai tersebar. Tentara
Belanda meninggalkan Srebrenica, dan juga meninggalkan persenjataan dan
perlengkapan mereka. Selama 5 hari pembantaian ini, 8000 Muslim Bosnia telah
terbunuh.
Mungkin cukup sekian.
wassalamualaikum.
wassalamualaikum.


Komentar