Senioritas dan Egoisme


apakah kalian pernah bersekolah? ane yakin pasti rata-rata dari kalian pernah bersekolah, dan ane harap semoga seluruh Anak Indonesia bisa bersekolah agar bisa mewujudkan Indonesia yang lebih baaik. Aaamiiin..! yup back to topik. apa yang kalian pernah miliki di sekolahan? apakah kalian punya kakak kelas? apakah kalian punya teman sekelas?
dari keseluruhan pertanyaan diatas, ane yakin kalian pasti punya jawaban masing-masing. dan untuk yang punya kaka kelas dan temen kelas pasti kalian punya. tapi sekarang satu hal yang sangat penting. Apa yang paling Kalian Ingat dari KAKAK KELAS dan TEMAN KELAS kalian?

bisa kita meluangkan  waktu sejenak untuk mambuka lembaran lama kita untuk mengingat-ngingat siapakah kakak dan teman kelas kita, apa yang pernah mereka lakukan, apa yang paling berkesan dari mereka untuk kita dan lain sebagainya. jika kalian sudah menemukan ingatan kaliaan, mari kita melanjutkan ke bahasan selanjutnya.

banyak dari kita yang pernah bersekolah namun memiliki pengalaman yang buruk dengan Kakak Kelas dan Teman sekelas kita sendiri. banyak hal yang pernah mereka lakukan kepada kita. memalak, mengerjai, ngisengin, bahkan sampai ada yang membuli. mengapa hal itu bisa terjadi? salah satu faktor diantaranya adalah senioritas dan egoisme mereka. yang kakak kelas dan teman kelas jika ada, mereka memalak dan melakukan hal-hal di atsa dan yang lain-lain lantaran mereka memiliki rasa senioritas. mereka merasa bahwa mereka lah yang memiliki kekuasaan dan kedudukan yang paling tinggi di mata siswa. dan egoisme teman kelas kalian lantaran Individualisme efek dari westernisasi.

tetapi, coba bayangkan! jika semua siswa menerapkan rasa persaudaraan dan silaturrahmi antar sesama teman dan angkatan. betapa indahnya semua itu. senioritas dan egoisme akan sangat minim terjadi.

seperti contohnya yang etrjadi di Man Insan Cendekia serpong. di sana mereka melestarikan rasa persaudaraan antar teman, kakak kelas dan angkatan. jadi angkatan kelas X, XI dan XII mereka semua seperti teman, namun tetap ada batasan nilai yang memang harus ditegakan seperti sopan santun, contohnya. dan begitu pula dengan Teman se-Angkatan. mereka seperti suadh menjadi keluarga yang harmonis. jika anda menjadi salah satu siswa disana, kalian akan memiliki begitu banyak Kesan yang tak terlupakan dengan kakak kelas dan teman seangkatan kalian. disana terdapat tradisi kakak-adik Absen, Saudara Absen, teman se-diagnostik, Teman sekelas, Teman Sekamar, teman Se-lantai, Teman se-asrama dan Teman Se-Angkatan kalian, dan kakak-kakak kelas kalian dan masih banyak yang lainnya. mereka semua adalah Teman. jika kalian memiliki masalah, maka kalian memiliki 119 orang yang siap membantu kalian dari belakang kalian
(karena di IC setiap angkatan hanya berjumlah 120 anak). mengapa bisa seperti itu? karena ada rasa memiliki, berbagi, dan persaudaraan diantara mereka


jadi, marilah kita bmenghapuskan paradigma senioritas dan egoisme dengan jalan kita masing-masing. Semangat!!!!!

Komentar