Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.


Artikel ditulis oleh Irsyad Ashshiddieqy
Malam itu
adalah malam yang indah, malam yang disinari bulan yang sedang sabit.
Cukup cerah pikirku. Itu adalah saya, seorang laki-laki yang sedang duduk di
kamar milik saya sendiri. Saat itu, di kamar saya itu saya sedang kedatangan beberapa tamu dari
kamar tetangga. Oiya, agar kamu tidak bingung, perlu kamu ketahui kalau
sebenarnya saya adalah seorang pelajar SMA. Nama saya adalah Diki. Saya tinggal
tidak sendiri, tetapi bersama-sama teman satu angkatan saya di sebuah bangunan
yang disebut asrama. Memang sekolah kami itu mewajibkan seluruh muridnya agar tinggal di
dalam asrama. Biar mandiri katanya. Malam itu, Abid dan Tejo adalah dua orang yang datang ke kamar saya. Datang untuk sekadar
bertemu, menyapa, bermain, dan menghabiskan persediaan makanan saya. Tak apalah, mereka adalah tetangga saya yang baik. Biarlah mereka dengan urusan mereka sendiri, Aku sedang
memiliki urusan tersendiri. Urusan untuk membeli beberapa kebutuhan sehari-hari dan
keperluan elektronik. Dikarenakan waktu
senggangku yang tidak cukup banyak, membuat saya memutuskan untuk belanja di
dunia lain, yaitu dunia maya. Cara ini katanya sedang ngetren di masyarakat
dan cukup efisien pikirku. Dengan ditemani laptop kesayangan dan diiringi latunan satu album Charlie Puth yang berjudul
Nine Track Mind, saya memulai pekerjaanku dengan basmallah.
Beberapa website penyedia jasa jual-beli online saya kunjungi. Banyak variasi produk dan harga yang ditawarkan oleh website itu. Seluruhnya menarik. Namun saya tidak tahu alasan mengapa saya lebih tertarik dengan sebuah laman penjualan online yang bernama mataharimall. Jika kamu tahu, Itu adalah website yang menjual berbagai produk dari kebutuhan sehari-hari sampai barang elektronik. Jika penasaran, kamu bisa mengaksesnya di website https://www.mataharimall.com/. Sebenarnya website tersebut sama saja dengan website lainya, hanya saja saya lebih tertarik pada website yang satu ini karena lebih banyak memberikan promo dan diskon untuk setiap pelanggannya. Terlebih saya beberapa kali mendapatkan voucher belanja. Haha.
Saat melihat-lihat dan memilih produk, ada sedikit hal yang berbeda dari biasanya pada website itu. Sebuah iklan terpampang secara jelas di laman tersebut. Dengan segala keisengan saya, akhirnya saya buka. Saat membukanya, saya tidak sengaja melihat sebuah video yang termuat laman itu. ”tumben ada iklan video seperti ini” pikirku. hal itu membuat saya ingin melihat video tersebut. setelah saya klik, ternyata video tersebut adalah sebuah video tentang tanggal tua yang berjudul #JadilahSepertiBudi. Saya sempat bingung mengapa judulnya harus "Jadilah Seperti Budi". Mengapa harus Budi? Mengapa tidak Diki, atau Surti ,atau Tejo atau nama yang lain. Saya tidak tahu alasan menapa Budi yang dipilih menjadi korban iklan tangal tua . Kasihan Dia. Setahu saya, Budi adalah menjadi anaknya Pak Haji Waang, tetangga desa sebelah. Masih SD, belum jadi mahasiswa. Sudahlah, terlepas dari nama Budi atau siapapun itu akhirnya saya menyelesaikan video yang hanya berdurasi 30 detik itu. Jika kamu tidak tahu video yang saya lihat itu, kamu bisa melihatnya di bawah ini. atau juga bisa lihat di link ini : http://mthr.ml/JSBContest
Beberapa website penyedia jasa jual-beli online saya kunjungi. Banyak variasi produk dan harga yang ditawarkan oleh website itu. Seluruhnya menarik. Namun saya tidak tahu alasan mengapa saya lebih tertarik dengan sebuah laman penjualan online yang bernama mataharimall. Jika kamu tahu, Itu adalah website yang menjual berbagai produk dari kebutuhan sehari-hari sampai barang elektronik. Jika penasaran, kamu bisa mengaksesnya di website https://www.mataharimall.com/. Sebenarnya website tersebut sama saja dengan website lainya, hanya saja saya lebih tertarik pada website yang satu ini karena lebih banyak memberikan promo dan diskon untuk setiap pelanggannya. Terlebih saya beberapa kali mendapatkan voucher belanja. Haha.
Saat melihat-lihat dan memilih produk, ada sedikit hal yang berbeda dari biasanya pada website itu. Sebuah iklan terpampang secara jelas di laman tersebut. Dengan segala keisengan saya, akhirnya saya buka. Saat membukanya, saya tidak sengaja melihat sebuah video yang termuat laman itu. ”tumben ada iklan video seperti ini” pikirku. hal itu membuat saya ingin melihat video tersebut. setelah saya klik, ternyata video tersebut adalah sebuah video tentang tanggal tua yang berjudul #JadilahSepertiBudi. Saya sempat bingung mengapa judulnya harus "Jadilah Seperti Budi". Mengapa harus Budi? Mengapa tidak Diki, atau Surti ,atau Tejo atau nama yang lain. Saya tidak tahu alasan menapa Budi yang dipilih menjadi korban iklan tangal tua . Kasihan Dia. Setahu saya, Budi adalah menjadi anaknya Pak Haji Waang, tetangga desa sebelah. Masih SD, belum jadi mahasiswa. Sudahlah, terlepas dari nama Budi atau siapapun itu akhirnya saya menyelesaikan video yang hanya berdurasi 30 detik itu. Jika kamu tidak tahu video yang saya lihat itu, kamu bisa melihatnya di bawah ini. atau juga bisa lihat di link ini : http://mthr.ml/JSBContest
Melihat video
itu, sedikit membuat saya teringat dengan tanggal tua. Tanggal yang banyak di
takuti oleh banyak anak kos-kosan dan asrama walaupun sebenarnya tanggal itu
tidak menakutkan, apalagi menakut-nakuti. Dari situ, saya mencoba mengingat
tanggal berapa sekarang.
“Abid..!”
panggilku
“Iya?”
jawabnya
“Sekarang teh
tanggal berapa?”
“Tanggal 2”
“Bulan?”
“Mei atuh.
Kan tadi pagi kita baru upacara peringatan hari pendidikan nasional.” ujar Abid
Penjelasan
adalah penjelasan yang memberi saya pencerahan dan penjelasan harus diberi terima kasih, karena penjelasanya
membuat saya bisa mengingat kembali tanggal berapa sekarang dan juga membuat
saya ingat kalau hari itu adalah hari pendidikan nasional. Selamat hari
pendidikan Nasional!
Karena waktu itu adalah tanggal 2
Mei, berarti saya telah melewati satu kali lagi tanggal tua sebagai anak
asrama. Karena Video budi itu, membuat saya mengingat-ingat tragedi unik dan
lucu apa saja yang terjadi pada kehidupan saya sebagai anak asrama. Kejadian
yang mebuat saya tersenyum dan tertawa saat mengenangnya. Jadi saya bukanlah orang gila karena saya tertawa ada sebabnya.
Tanggal tua bagi anak kosan atau
asrama identik dengan masa suram penuh dengan penderitaan. Masa paling tidak
menyenangkan dari 30 hari yang ada dalam sebulan. dan parahnya, harus selalu
ada tanggal tua yang harus dilalui. Sedihnya!. Dompet yang tipis, kartu ATM
yang kosong, perut yang lapar, keinginan yang selalu muncul, tagihan yang terakumulasi,
dan lain sebagainya. Itu sangat tidak menyenangkan kawan. Kamu tahu itu.
Setidaknya, di saat kritis seperti itu, saya memiliki teman sejati yang setia
menemani saya melewati masa-masa kritis itu. Ya..! dia adalah Indomie. Teman
yang setia menemani saya makan hampir setiap hari dengan berbagai varian rasa
mulai dari rasa goreng, kari, rendang, sambal, dan lain-lain. Walaupun saya berkata dia adalah teman sejati saya, sebenarnya tidaklah demikian karena saya tau, selain berteman dengan saya, dia juga berteman dengan hampir seluruh anak kosan dan anak asrama di Indonesia. Indomie adalah sahabat yang paling mindstream bagi anak kosan dan asrama. Jadi, sebenarnya dia memiliki orang lain di belakang saya. Hiks hiks TT. Akan tetapi biarkan sajalah, mungkin nanti akan ada yang lebih baik bagi saya. Aaaamiiin.
Jika kamu tahu, saya pernah memiliki rencana yang sangat brilian sebelum menjadi anak asrama. Untunglah rencana itu tidak jadi saya gunakan. Kamu tahu bagaimana rencana
saya itu? Jika tidak tahu, Kurang lebih beginilah rencana brilian saya sebelum menjadi anak asrama:
Pagi:
makan/minum 1 bungkus Energen, karena Energen adalah “minum makanan bergizi”
Siang : cukup
dengan 1 gelas Okky Jelly Drink, minumam yang bisa “menunda lapar dan melepas
dahaga”
Malam:
bertemu dengan teman sejati (indomie) dengan varian rasa yang berbeda setiap
harinya.
Setiap saat :
sedia Promag, mengatasi nyeri lambung
Luar biasa..!. Betapa indahnya Iklan televisi Indonesia -_- . coba bayangkan berapa banyak keutungan yang bisa saya peroleh jika setiap hari mempraktikan rencana itu. Sangat menggiurkan jumlahnya bukan?. Setiap hari saya hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 10 ribu rupiah. sangat besae untungnya bukan?. haha. Namun ingat, berapa banyak juga biaya jika kamu masuk ICU atau UGD, apalagi kalau sampai operasi usus buntu. Haha. Maka dari itu, jangan sekali-kali cara saya diatas dipraktikan oke?. Terlepas dari bayangan itu, beruntunglah saya masih bisa makan nasi setiap harinya.
Problematika lain yang sering
dihadapi saat tanggal tua adalah kuota internet. Bahkan menurut teman saya,
dunia akan terasa sangat indah jika kita memiliki "Harta, Tahta, dan Kuota".
Habisnya kouta pada akhir bulan membuat penderitaan anak kosan atau asrma
sedikit bertambah. Namun untunglah saya memiliki satu tips untuk menangani yang
satu ini.
Jadi saya
menggunakan provider kartu 3 sebagai kartu modem. Alasan saya menggunakan kartu
3 karena 3 menawarkan kuota yang lumayan banyak dengan harga yang cukup murah
dengan masa aktif yang panjang. Adapun saya
membeli kuota sebesar 10 gb dengan masa aktif 1 tahun dan kartu tersebut akan
mendapat tambahan 50 mb setiap bulan. Jika kuotanya habis, maka kartu jangan
dibuang, akan tetapi disimpan dan saya
membeli kartu baru. Jika saya membeli dan sudah menggunakan banyak kartu,
misalnya 10 kartu. Pada suatu saat jika kuota saya habis, maka saya bisa
menggunakan kuota tambahan 50 mb pada setiap kartu tersebut. Pernah suatu kali
saya mengakumulasikan mendapat 3 gb setelah 6 bulan tidak di pakai. Luar biasa
bukan?. Itu cara saya, bagaimana dengan kamu?
Kadang yang saya alami saat tanggal
tua adalah kesulitan suplai makanan. Untunglah saya memiliki tetangga kamar yang
baik. Mereka tidak keberatan jika berbagi sedikit makanannya. Namun, Walaupun
tetangga memberi dengan ikhlas, tetap ada rasa tidak enak jika teralu sering
meminta. Oleh karena itu, jika kamu adalah orang yang saya maksud, yaitu
tetangga baik saya, maka saya meminta maaf jika saya telah menjadi benalu setiap
tanggal tua datang menyambut. Dan juga, makasih atas semuanya. Sekali lagi, Makasih tetangga..! jasamu tidak akan
terlupakan!.*
*syarat dan
ketentuan berlaku.
Tidak terasa
sudah beberapa menit saya memikirkan tentang tanggal tua hanya karena melihat
video #JadilahSepertiBudi. Saya harus kembali ke pekerjaan saya, yaitu mencari dan membeli
keperluan saya. Haha. Hari yang indah. Tanggal tua bukanlah hal yang membuatmu
menderita, akan tetapi dirimulah yang membuatmu menderita. Jika kau mau, kau
bisa mengatur segalanya dengan bijak dan tepat. Senang, sedih, atau bahagia, entah tanggal muda atau tanggal tua engkaulah yang memutuskanya. Hatimu milikmu, kamu tuannya. mau merasa senang, bahagia, atau tidak, kamulah yang
menentukan.
NB: Jika anda menemukan ke-absurd-an gaya bahasa dan ketidak patuhan tata bahasa kepada ketentuan EYD yang baik dan benar, maka percayalah bahwa itu semua hanyalah kesengajaan penulis semata. mohon maaf adanya
