Pembangunan
infrastruktur menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan
ekonomi dan pembangunan suatu negara. Jika pembangunannya dilakukan dengan
buruk, infrastruktur bisa menjadi permasalahan yang penting, akan tetapi jika
dilaksanakan dengan baik jusru bisa menjadi sebuah kesempatan untuk maju bahkan
menjadi solusi sebuah permasalahan
Indonesia adalah negara yang sangat luas dan besar. Dengan luas 1.904.569 km2, melakukan pemerataan pembangunan di seluruh
wilayah dalam waktu yang singkat harus diakui menjadi hal yang berat bagi
pemerintah kita. Mengapa?. Di samping banyaknya infrastruktur yang harus
dibangun namun juga masalah biaya yang digunakan untuk membangunnya. Oleh
karenanya, pembangunan di Indonesia masih ‘terlihat’ hanya di pulau jawa saja
karena memang pulau jawalah yang terpadat dan terdekat dengan ibu kota. Padahal
jika ditelusuri lagi ada begitu banyak proyek pemerintah untuk daerah luar jawa
sana seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara, dan lain sebagainya.
namun hanya saja belum bisa dirasakan untuk sekarang karena semuanya dilakukan
bertahap tidak bisa instan, langsung terjadi. Semuanya membutuhkan proses.
Bayangkan
betapa banyak infrastruktur yang sudah dan harus pemerintah bangun untuk membangun
Indonesia yang begitu luas yang memiliki beribu-ribu pulau dan berpuluh juta
desa. Oleh karena itu, dalam artikel ini saya tidak akan membahas infrastruktur
apa saja yang sudah di bangun pemerintah, namun dalam artkel ini saya hanya
ingin menyampaikan beberapa ide dan pendapat saya pribadi mengenai pembangunan infrastruktur di Indonesia.
1. Lalu lintas
Di Indonesia,
sarana lalu lintas terutama jalan raya dari dulu sampai sekarang terus
mengalami perkembangan, terlebih dengan adanya jalan layang dan jalan tol. Pengguna
jalan raya pun semakin bertambah. Walaupun pelebaran jalan dan pembangunan
jalan laying sudah dilakukan, akan tetapi kemacetan menjadi momok yang tidak
pernah hilang sampai sekarang terutama di ibu kota dan kota-kota besar.
Terlebih jika ada kecelakaan atau kejadian gawat darurat yang mempertaruhkan
nyawa manusia. Di saat seperti itu ambulance pun tidak bisa lewat. Mengingat kejadian mudik lebaran lalu di
jalan tol Brexit, pembukaan jalan alternative baru perlu dilakukan dan akan
lebih bagus jika disetiap lajur jalan memiliki jalur darurat yang hanya
digunakan jika benar-benar ada kejadian gawat darurat seperti ambulance yang
lewat saat macet panjang demi keselamatan nyawa seseorang. Mungkin untuk
hal ini, di pulau jawa terutama di
kota-kota besar sulit untuk diwujudkan mengingat padatnya penduduk yang ada.
Akan tetapi untuk beberapa wilayah yang masih belum padat penduduk seperti
Sumatra, Kalimantan, dan beberapa wilayah di pulau jawa, terutama untuk
pembangunan jalan tol Cirebon-Semarang yang saat ini sedang di kerjakan,
mungkin bisa diterapkan untuk meminimalisasi kemacetan dan hal-hal yang tidak
diinginkan lainya.
Bahkan jika seandainya bisa, akan lebih baik teknologi pengatur lalu lintas melalui cctv dan computer seperti yang diterapkan di kota London bisa di terapkan di Indonesia sehingga bisa lebih efektif.
![]() |
| kemacetan parah di Brexit. sumber: liputan6.com |
Bahkan jika seandainya bisa, akan lebih baik teknologi pengatur lalu lintas melalui cctv dan computer seperti yang diterapkan di kota London bisa di terapkan di Indonesia sehingga bisa lebih efektif.
2. Transportasi
Ada dua fokus
utama yang ingin saya sampaikan mengenai Transportasi, yaitu transportasi udara
dan darat.
Indonesia adalah
negara kepulauan sehingga untuk menghubungkan antara suatu pulau dengan pulau
lain cukup sulit, terutama pulau-pulau kecil. Oleh karena itu, dengan membangun
bandara di setiap pulau, setidaknya bandara kecil bisa mempermudah untuk saling
berhubungan antar pulau. Tidak perlu pesawat bermesin jet, pesawat perintis
atapun pesawat sejenis N-250 sudah cukup jika hanya untuk transportasi ke
pulau-pulau keci sehingga hubungan antara masyarakat bisa lebih mudah dan lebih
baik.
![]() | |
| bandara mali, NTT. sumber: google.com |
Adapun
seperti yang kita tahu, transportasi darat sudah sangat banyak jumlahnya
sehingga kemacetan menjadi masalah yang belum bisa hilang sampai sekarang. Hal
itu dikarenakan penggunaan kendaraan pribadi yang selalu meningkat dan semakin
tidak diminatinya transportasi umum karena masalah kenyamanan, kebersihan, dan
keamanan. Oleh karena itu, jika saja infrastruktur transportasi umum bisa
dibenahi, bus-bus yang beroperasi di seluruh daerah bisa diintegrasikan kedalam
sistem yang teratur, jadwal yang teratur, sarana dan prasana yang terawat,
kenyamanan dan keamanan yang terjamin, maka peminat bus pun bisa meningkat dan
penggunaan kendaraan pribadi bisa diminimalisasi sehingga kemacetan pun bisa
terkurangi. Namun kembali lagi, untuk menerapkan sistem yang teratur seperti
itu butuh dukungan dan partisipasi yang sangat besar terutama dari masyarakat
dan pengelola bus.
![]() | |
| busway yg terintegrasi dengan sistem |
3. Perencanaan wilayah dan desain infrastruktur
Perencanaan wilayah
memiliki peran yang sangat besar untuk menentukan nasib pembangunan
infrastruktur di suatu daerah. Dalam melakukan pembangunan infrastruktur turut
juga mempertimbangkan potensi wilayah yang ada. Namun sayang, banyak potensi
wilayah Indonesia yang belum dimanfaatkan secara maksimal seperti laut, pantai,
pertanian, perkebunan sungai, danau dan lain sebagainya terutama daerah di luar
pulau jawa. Padahal jika dimanfaatkan secara tepat dan efesien bisa membuka
peluang pertumbuhan suatu daerah. Keindahan laut, pantai dan perkebunan bisa
dijadikan tempat wisata alam yang menarik. Air terjun, sungai, pegunungan bisa
dibangun PLTA/PLTU. Walaupun sudah cukup banyak PLTA/U yang dibangun, namun
banyak juga daerah pedalaman yang belum mendapatkan akses listrik secara penuh.
Oleh karena itu, dengan dibangunnnya PLTA mini diharapkan bisa mengaliri lisrik
daerah tersebut.
Sekarang kita
beranjak ke desain infrastruktur. Pernahkah saudara melihat infrastruktur yang
ada di sekitar kita? Apakah anda menemukan sesuatu yang istimewa? Mungkin ada
beberapa yang dibangun dengan megah, namun tidak semuanya bukan? Akan lebih
indah dan elok jika seandainya infrastruktur yang dibangun bukan hanya
bertujuan untuk kepentingan umum saja, namun sekaligus untuk dijadikan sebuah
objek yang menarik, Objek wisata. Jika infrastruktur yang ada di Indonesia
dibangun dengan gaya yang elok dan menarik, maka masyarakat yang menggunakannya
pun akan menganggap lebih infrastruktur tersebut. Infrastruktur tidak hanya
menjadi infrastruktur belaka, namun juga bisa menjadi daya Tarik sendiri bagi
masyarakat, pengunjung bahkan investor sehingga bisa mengangkat pertumuhan
ekonomi suatu daerah dan akibatnya akan berimpilkasi baik terhadap
kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di sekitarnya.
Mungkin cukup sekian artikel ini. Mungkin artikel kali ini tidak membahas secara rinci potensi suatu wilayah, namun membahas secara umum wilayah Indonesia karena saya percaya, setiap daerah memiliki potensinya masing-masing. Apapun yang dibangun oleh pemerintah,
bagaimana dampak baik buruknya itu kembali bergantung kepada masyarakat sendiri, seperti bagaimana kita berusaha
merawat, menjaga, dan tidak salah menggunakan fasilitas yang telah disediakan.
Semoga artikel saya ini bisa membantu menginovasi tugas Kementrian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat dalam membangun seluruh wilayah Indonesia.
sumber:




